fbpx

Wilayah Laut Arafura dan Laut Timor (ATS) menghadapi tekanan lingkungan yang tidak dapat diatasi oleh satu negara saja. ATSEA memfokuskan upaya pada lima prioritas bersama untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, memperkuat koordinasi regional, serta menghasilkan manfaat nyata bagi ekosistem dan masyarakat pesisir.

SPESIES LAUT & HABITAT PENTING

Melindungi Spesies Laut yang memiliki nilai ekologis
dan 
budaya tinggi di wilayah ATS
 

Mengapa ini penting

Penyu, dugong, hiu pesisir, pari, paus dan lumba-lumba merupakan spesies laut yang langka, terancam punah, dan dilindungi. Mereka memiliki nilai budaya yang tinggi dan peran ekologi yang penting untuk menjaga kesehatan ekosistem laut. Habitat mereka melintasi batas negara dan semakin terdegradasi akibat aktivitas manusia.

Apa yang kita lakukan bersama

Untuk melindungi spesies laut dan habitat penting, ATSEA mendukung: 

  • Implementasi Rencana Aksi Regional untuk Konservasi Penyu 
  • Penyusunan Rencana Aksi Regional baru untuk spesies prioritas lainnya 
  • Pengurangan 25% ancaman utama terhadap spesies yang terancam 
  • Stabilisasi atau peningkatan jumlah sarang penyu di lokasi prioritas 
  • Integrasi Pengetahuan Ekologi Tradisional dalam perencanaan konservasi 
  • Perluasan Kawasan Konservasi Laut (KKL) hingga 70.000 km² 
  • Peningkatan 25% efektivitas pengelolaan KKL 
  • Penetapan 10.000 km² wilayah sebagai bagian dari Skema Konservasi Berbasis Kawasan Lainnya (Other Effective Area-Based Conservation Measures / OECMs) 
Bagaimana upaya ini mendukung pekerjaan Anda

Rangkaian kegiatan ini menyediakan perangkat bagi pengelola kawasan dan peneliti untuk merancang strategi konservasi yang efektif lintas batas negara. Jika Anda bekerja di bidang perlindungan spesies atau pengelolaan kawasan laut, kami menyediakan data bersama, strategi regional, dan pendekatan berbasis masyarakat yang sejalan dengan prioritas nasional.

SEARCH