fbpx

Wilayah Laut Arafura dan Laut Timor (ATS) menghadapi tekanan lingkungan yang tidak dapat diatasi oleh satu negara saja. ATSEA memfokuskan upaya pada lima prioritas bersama untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, memperkuat koordinasi regional, serta menghasilkan manfaat nyata bagi ekosistem dan masyarakat pesisir.

PENANGKAPAN IKAN ILEGAL LINTAS BATAS

Memperkuat Tata Kelola
Perikanan Pesisir Lintas Batas

Mengapa ini penting

Di wilayah perbatasan, beberapa nelayan kecil yang beroperasi dengan perahu tunggal atau secara perorangan mungkin terlibat dalam aktivitas perikanan IUU lintas batas akibat aturan yang tidak jelas, praktik tradisional, atau keterbatasan akses informasi. Inisiatif ini berfokus pada kasus lintas batas skala kecil tersebut dan melengkapi upaya RPOA-IUU untuk meningkatkan kepatuhan sekaligus mendukung nelayan skala kecil.

Apa yang kita lakukan bersama

ATSEA berupaya mengurangi praktik IUU pada perikanan skala kecil melalui: 

  • Kajian regional untuk mengidentifikasi titik rawan praktik IUU pada perikanan skala kecil 
  • Penyusunan 3 perjanjian pengelolaan untuk perikanan lintas batas skala kecil 
  • Pengurangan praktik ilegal sebesar 25–50% di tiga lokasi prioritas 
  • Dukungan bagi sedikitnya 5.000 nelayan melalui tata kelola yang lebih baik dan pengembangan sumber penghasilan alternatif 
Bagaimana upaya ini mendukung pekerjaan Anda

Inisiatif ini membantu pengelola perikanan merancang aturan dan strategi pengawasan yang sesuai dengan konteks lokal. Jika Anda bekerja dalam pengelolaan perikanan skala kecil atau ingin menyelaraskan kebijakan dengan negara tetangga, kami menyediakan perangkat perencanaan bersama, kajian terkait IUU fishing, dan pembelajaran lintas negara untuk memperkuat efektivitas kerja Anda.

SEARCH